Informasi Seputar Jenis Ular Yang Ada Di Dunia

Minggu, 14 Desember 2014

Yacumama Ular Raksasa di Amazon

Dalam mitologi suku bangsa pribumi di Amerika Selatan, Yacu-mama merupakan seekor monster laut bersama panjang lima puluh langkah yg diyakini menghuni muara Sungai Amazon & laguna di dekatnya. Yacumama diyakini sbg induk dari seluruh makhluk air. Menurut legenda, Yacu-mama bakal menyedot tiap-tiap makhluk hidup yg melintas dalam 100 langkah darinya. Buat melindungi diri, orang Indian setempat dapat meniup conch horn(terompet yg terbuat dari cangkang keong agung) sebelum memasuki air, diakui bahwa Yacu-mama dapat memperlihatkan dia kalau dirinya hadir. Makhluk ini kadang-kadang diyakini sbg ular raksasa “Giant Anaconda” atau orang Sesilia menyebutnya juga sebagai Minhocão. 
Dunia ini penuh bersama bermacam macam misteri yg enggak gampang dipecahkan. Salah satu misteri tersebut sudah menghantui hutan Amazon yg lebat, yg menciptakan tidak sedikit orang rata-rata memutar jalan utk lewat Brazil apabila bepergian lewat sungai Amazon, sungai ke-2 paling besar sesudah Sungai Nil yg amat sangat luas. 

Suku Aztec di meksiko tengah, udah menceritakan mengenai keberadaan ular raksasa di sekitar pinggir sungai di kegelapan hutan Amazon. Suku Aztec menobatkannya yang merupakan salah satu dewa mereka yg paling kuat : Quetzalcoatl. 

Dalam abad-abad berikutnya suku pribumi dari Amazon sering bicara berkaitan Yacumama. Herpetologist Eropa serta Amerika mengabaikan pembicaraan mereka & menganggapnya sbg mitos atau juga sebagai referensi pada Boa air raksasa, Anaconda. 

Menurut beberapa orang pribumi, ular raksasa yang lain mendiami wilayah bayangan Amazon pun : Sachamama & Minhocão, yaitu ular yg oleh sekian banyak masyarakat pribumi Amazon diakui sanggup mengubah tanah dikala mereka melewatinya.
Kendati para Herpetologist punya anggapan Yacumama yaitu anaconda, tetapi masyarakat pribumi tidaklah bicara berkenaan seekor anaconda agung bersama nama yg tidak sama. Mereka bicara mengenai monster raksasa sebenarnya yg demikian gede maka anaconda dapat nampak mungil jikalau di bandingkan. Warga pribumi kadang-kadang bicara tentang ular raksasa dgn panjang 160 kaki ini bersama penuh ketakutan & kekaguman. Kepala Makhluk raksasa ini konon lebarnnya mencapai 6 kaki. Mereka mampu menumbangkan pepohonan serta mengubah arah anak sungai mungil. 

Kepada th 1906, satu orang penjelajah ternama, Colonel Percy H. Fawcett meng-klaim berjumpa seekor anaconda raksasa kala bepergian menyusuri Sungai Amazon. Ia menembak makhluk itu sampai makhluk itu dilihatnya sekarat. Ia bercerita : “Kami menepi dari sungai serta mendarat jelang reptil raksasa itu bersama hati-hati itu, panjangnya 62 kaki. Spesimen agung sebagaimana ini sungguh enggak biasa, namun jejak-jejaknya di rawa-rawa mencapai lebar enam kaki & didukung laporan orang Indian & para pemetik karet bahwa anaconda benar-benar kadang-kadang mencapai ukuran yg luar biasa. The Brazilian Boundary Commission mengemukakan terhadap sy bahwa satu ekor yg tewas di Rio Paraguay panjangnya melebihi 80 kaki, sungguh mengerdilkan satu ekor yg gue tembak yg hanya 62 kaki.

Tapi para akademisi profesional serta herpetologist teramat ragu jikalau ada makhluk yg melebihi Anaconda yg sempat di bunuh Colonel H. Percy Fawcett. Masalahnya makhluk segede itu tentunya teramat enteng ditemukan. 

Keberadaan Yacumama pula jadi kontroversi di abad berikutnya sampai dua bersaudara, Mike & Greg Warner , bersama-sama dalam satu buah ekspedisi ke hutan Amazon memburu keberadaan ular raksasa itu. Ekspedisi itu enggak membuahkan bukti keberadaan yg meyakinkan, meski mereka sudah merekam jejak lintasan ular raksasa & membawa kesaksian dari orang pribumi yg mengaku udah menyaksikan Yacumama. 

Mike Warner bicara bersama beberapa ratus pribumi & pekerja yg mengaku sudah berjumpa dgn Yacumama. Ia mencatat bahwa ke-2 suku ori di wilayah Afrika tertentu serta pribumi di dekat Sungai Amazon di Amerika Selatan menggambarkan ular gede dgn karakteristik fisik yg sama. 

Biarpun ekspedisi mula-mula tidak sukses menemukan Yacumama, ke-2 bersaudara itu tak kapok. Sesudah jalankan penggalangan dana, mereka kembali lagi jalankan ekspedisi ke Amazon & kelihatannya mereka menemukannya. Bahkan, temuan mereka teramat diakui sampai National Geographic Society menyebut kesukaan serius dalam penelitian serta temuan dua bersaudara itu. Apa yg mereka dapatkan amat tepat dgn laporan saksi mata diawal mulanya. 

Tatkala bertahun-tahun, beraneka ragam tampilan Yacumama udah men-deskripsikan ular yg tumbuh tanduk di atas kepalanya. Ciri khas aneh ini, disebutkan dalam demikian tidak sedikit laporan yg datang dari pengamat independen yg keluar-masuk Amazon, udah menuntun Warner terhadap hipotesis-nya bahwa Yacumama kemungkinan yakni version prasejarah dari Sesilia modis. Sebahagian gede dari 50 atau lebih spesies Sesilia yg sudah didaftar mempunyai alur di sepanjang ke-2 segi kepala yg berisi sungut yg akan ditarik masuk. Bagi pengamat yg tdk terlatih, mereka kemungkinan menyangkanya juga sebagai tanduk.

Yacumama Ular Raksasa di Amazon Rating: 4.5 Diposkan Oleh: hewan langka

0 komentar:

Poskan Komentar